Saling Balas Pemerkosaan, Polisi Pakistan Tangkap 22 Orang

Wildandarussalam6 28 7 17 82 Hot News
Saling Balas Pemerkosaan, Polisi Pakistan Tangkap 22 Orang

IDRUS.CO-

Polisi Pakistan menangkap empat orang yang terlibat dalam aksi perkosaan dibalas perkosaan. Dengan penangkapan empat orang tersebut, maka sudah ada 18 tersangka yang ditangkap dalam kasus ini.

 

Kasus yang menggemparkan Pakistan ini terjadi saat seorang remaja perempuan berusia 16 tahun diperkosa sebagai tindakan balas dendam atas perkosaan yang dilakukan oleh kakaknya terhadap seorang anak perempuan berusia 12 tahun.

 

Penangkapan terbaru ini termasuk membekuk pria yang menjadi dalang dalam aksi balas dendam itu.

 

Sebelumnya, panchayat atau dewan desa, berkumpul di daerah Multan di mana mereka menjatuhkan hukuman mengerikan kepada adik perempuan pemerkosa.

 

Pada 16 Juli lalu, seorang anak perempuan berusia 12 tahun diperkosa oleh seorang pria saat memotong rumput.

 

Saudara laki-laki korban—yang sekarang ditahan—mendekati dewan desa untuk melaporkan peristiwa itu. Dia pun menyebut sepupunya sebagai pelaku.

 

Dua hari kemudian dewan desa mengatakan kepada saudara sang korban untuk memperkosa adik perempuan tertuduh.

 

Remaja perempuan itu diseret ke pertemuan di Rajpur, dan diperkosa di depan orang tuanya serta 40 orang di dewan tersebut.

 

“Kedua pihak telah mengajukan kasus perkosaan satu sama lain di kantor polisi setempat setelah kejadian yang terjadi pekan lalu," kata pejabat polisi setempat, Allah Baksh, seperti dilansir Daily Mail, Kamis, 27 Juli 2017.

 

Awalnya, keluarga korban kedua ingin menjaga agar tetap tenang, tapi akhirnya memutuskan untuk mengajukan keluhan kepada polisi setempat.

 

Pada 20 Juli, dua hari setelah pembalasan dendam dilakukan, polisi Pakistan mulai menyelidiki kasus tersebut.

 

Mereka menahan separuh anggota dewan desa yang menyaksikan saat gadis tersebut mengalami pelecehan seksual, dan 20 lainnya masih dicari termasuk ketua yang memberi perintah.

 

Kedua anak perempuan yang menjadi korban sekarang tinggal di tempat penampungan wanita.

 

Mereka dijadwalkan bertemu dengan Kepala Kementerian Provinsi Shahbaz Sharif, Kamis malam.

 

Mahkamah Agung Pakistan juga telah memerintahkan untuk melakukan penyelidikan atas insiden perkosaan tersebut. (wld)




Related Post

Comment