Polisi Berhasil Ungkap Pemalsuan Pupuk Subsidi Jadi Komersil di Indramayu

Yusuffirdaus50 3 11 17 59 News
Polisi Berhasil Ungkap Pemalsuan Pupuk Subsidi Jadi Komersil di Indramayu

IDRUS.CO-

Polres Indramayu berhasil membongkar kasus pemalsuan pupuk subsidi yang dijadikan non subsidi atau komersil. Dari memalsukan pupuk bersubsidi tersebut pelaku mendapatkan keuntungan mencapai Rp160 juta. 

Pengungkapan tersebut bermula dari adanya laporan warga soal kegiatan mencurigakan di sebuah gudang bekas penggilingan padi yang berada di Jalan Raya Desa Karanganyar, Blok Cilet, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. 

Dari hasil penyelidikan, akhirnya pada Rabu 1 November pukul 20.00 WIB tim langsung melakukan penggerebekan ke lokasi. Hasilnya ditemukan 800 karung dengan berat 40 ton yang sudah dipalsukan. 

"Ini modus baru. Pupuk Phonska yang seharusnya subsidi diubah kemasannya atau cashingnya jadi Kebomas yang non subsidi," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jumat (3/10/2017). 

 

Pemilik gudang membeli pupuk subsidi dari sebuah tempat yang berada di Brebes, Jateng dengan harga Rp2.300/kg. Selanjutnya pupuk tersebut diganti kemasan menjadi non subsidi untuk dijual dengan harga Rp6.500/kg.

Jika dirata-ratakan, kata Agung, pemilik mengambil keuntungan selisih harga Rp4.200/kg. "Jadi ada harga dinaikan lebih dari 100 persen. Atau keuntungan mencapai Rp160 juta," ucapnya. 

Kegiatan ilegal tersebut sudah berjalan selama dua minggu terakhir. Pupuk yang sudah diganti kemasan tersebut kebanyakan dijual ke perkebunan di sekitaran Jabar. 

Hingga saat ini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik baru mengamankan seorang sopir yang membawa pupuk dari Brebes ke gudang penyimpanan. 

"Kita masih kembangkan ke mana saja pupuk itu dijual, kemudian mencari pemilik yang belum tertangkap," tandas Agung. (cep)



Related Post

Comment