Intel Kodim 0805 Berhasil Gagalkan Penimbunan 10,2 Ton Pupuk Bersubsidi di Ngawi

Yusuffirdaus50 9 11 17 88 Hot News
Intel Kodim 0805 Berhasil Gagalkan Penimbunan 10,2 Ton Pupuk Bersubsidi di Ngawi

IDRUS.CO-

Jajaran Intel Kodim 0805 Ngawi berhasil mengagalkan penimbunan 204 sak dengan berat 10,2 ton pupuk bersubsidi. Penimbunan dilakukan bertepatan dengan musim tanam padi di Ngawi. di 3 tempat berbeda.

"Diduga ada permainan pupuk bersubsidi di Desa Sambirobyong Pangkur. Kita lakukan penggerebekan pupuk bersubsidi di 3 lokasi berjumlah 204 sak atau 10,2 ton. Terdiri dari jenis urea, phonska, SP 36 dan Za," kata Dansub Unit Intel Kodim 0805/Ngawi, Pelda Heri Sutopo kepada wartawan, Kamis (9/11/2017).

Penimbunan itu dilakukan di tiga tepat di Desa Sambirobyong, Kecamatan Pangkur. Tiga lokasi berbeda dalam satu desa itu, jelas dia, di rumah Aminarto RT 04 RW 03 ditemukan barang bukti pupuk tertutupi terpal. Yakni jenis Phonska 25 sak @ 0 Kg, SP-36 jumlah 34 sak @50 Kg. 

Lokasi kedua di rumah Lasip, RT 04 RW 03, dengan barang bukti pupuk jenis urea 50 sak @50 Kg dan ZA 25 sak @50 Kg. Selain itu di rumah Kadri RT 04 RW 03 ada barang bukti jenis urea 18 sak @50 Kg, SP-36 jumlah 52 sak @50 Kg.

Dari keterangan ketiga petani, pupuk tersebut dipasok dari luar wilayah Ngawi dan menjual kembali dengan rincian harga urea Rp 125 ribu dijual ke warga Rp 135 ribu (HET Rp 90 ribu), Phonska Rp 125 ribu dijual ke warga Rp 135 ribu (HET Rp 115 ribu).

Jenis SP 36 harga Rp 110 ribu dijual ke warga Rp 120 ribu (HET Rp 100 ribu), ZA Rp 105 ribu dijual ke warga Rp 115.000 ribu (HET Rp 70 ribu). Kasus ini oleh Kodim 0805 Ngawi telah diserahkan ke Polsek Pangkur untuk pengembangan asal pupuk tersebut.

"Dari keterangan ketiga petani pupuk tersebut diduga didatangkan berasal dari luar wilayah Ngawi. Kita serahkan kasus ini ke kepolisian selaku tugasnya, karena kita hanya membantu menyelamatkan hak para petani agar tidak disalah gunakan," tandas Heri.

Sementara Kapten Infantri Ahmad Harsono Pasi Intel Kodim 0805 Ngawi membenarkan penggerebekan diduga penimbun pupuk. Dan menyerahkan sepenuhnya ke Polsek Pangkur.

"Betul tapi langsung kita serahkan ke kepolisian biar di usut apa ada dugaan keterlibatan oknum," jelasnya.

Penggerebekan pupuk tersebut merupakan gabungan dari 7 orang Apintel Wilayah Ngawi, dipimpin langsung Dansub Unit Intel Kodim 0805/Ngawi, Pelda Heri Sutopo. (cep)



Related Post

Comment