Katakan Perempuan Berjins Robek Dijalanan Layak Diperkosa, Pengacara Mesir Dipenjara | idrus.co

Katakan Perempuan Berjins Robek Dijalanan Layak Diperkosa, Pengacara Mesir Dipenjara

Desanwar 4 12 17 100 Hot News
Katakan  Perempuan Berjins Robek  Dijalanan Layak Diperkosa, Pengacara Mesir Dipenjara

IDRUS.CO - Seorang pengacara Mesir dihukum penjara selama tiga tahun karena mengatakan bahwa perempuan yang menggunakan jins robek layak diperkosa sebagai hukuman.

Nabih al-Wahsh, seorang konservatif yang terkenal, juga dihukum untuk membayar denda sekitar RP 15 juta ( 20.000 pounds Mesir).

Pengacara al-Wahsh menyampaikan pernyataannya dalam sebuah tayangan diskusi di televisi pada Oktober lalu, dalam debat mengenai draf RUU tentang prostitusi.

"Apakah Anda senang ketika melihat seorang perempuan berjalan di jalanan dengan pakaian yang memperlihatkan setengah dari punggungnya?" kata dia.

Dia menambahkan: "Saya katakan ketika seorang perempuan berjalan seperti itu, merupakan tindakan patriotik untuk secara seksual melecehkannya dan sebuah kewajiban nasional untuk memperkosanya."

Wahsh mengatakan perempuan yang menggunakan pakaian terbuka "mengundang pria untuk melecehkan mereka", dan mengatakan "melindungi moral lebih penting dibandingkan melindungi perbatasan".

Wahsh diajukan ke pengadilan oleh Jaksa setelah pernyataannya memicu kemarahan publik.

Kecaman disampaikan oleh Dewan Nasional untuk Hak Perempuanyang menyebut "seruan yang mencolok" untuk pemerkosaan melanggar "seluruh konstitusi Mesir".

Dewan juga telah mengajukan keberatan atas pernyataan Wahsh kepada Dewan Tertinggi untuk Regulasi Media dalam tayangan televisi yang disiarkan pada 19 Oktober lalu.

Sebelumnya, Wahsh pernah mengeluarkan pernyataan yang kontroversi yaitu mengatakan Holokos merupakan "khayalan" dan menyebut dirinya sebagai seorang yang bangga menjadi anti-Semit.

"Jika saya melihat seorang Israel, Saya akan membunuhnya," kata dia dalam tayangan televisi yang berbeda.

Pada Oktober tahun lalu, Wahsh berkelahi dengan seorang ulama di studio Televisi, setelah ulama tersebut menyarankan perempuan tidak harus menggunakan kerudung.



Related Post

Comment