Mutilasi Istrinya, Pelaku: Agar Lebih Ringan Dibawa

Purnamacerahhati 14 12 17 270 News
Mutilasi Istrinya, Pelaku: Agar Lebih Ringan Dibawa

IDRUS.CO

Muhammad Kholili (23), mengaku memutilasi isterinya Siti Saidah alias Nindy alias Desi Wulandari lantaran tidak ingin melibatkan orang lain dan lebih ringan.

"Biar sendiri aja dan lebih ringan bawanya," ujar Kholil saat konferensi pers di Mapolres Karawang,  Kamis (14/12/2017).

Ia mengaku memutilasi kepala dan kedua kaki di ruang tengah kosannya dengan sebilah golok pada Selasa (5/12/2017). Sementara korban tewas sejak Senin (4/12/2017).

Kepala dan kaki korban kemudian dibuang di hutan dekat Curug Cigentis,  Desa Mekarbuana,  Kecamatan Tegalwaru,  Karawang.

Sementara bagian tubuh korban dibuang dan dibakar pada Rabu (6/12/2017) di Dusun Ciranggon III,  RT 11, RW 03, Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, dan ditemukan pada Kamis (7/12/2017).

Kholil mengaku kalap dan sakit hati terhadap korban. Korban kerap merengek meminta mobil dan menuduh orangtuanya tidak becus mengurus anak mereka dan mengganti susu dengan yang murah.

"Dia sempat mencekik saya, saya berontak dan memukulnya hingga jatuh membentur lantai," akunya.

Meski demikian, ia mengaku dibayang-bayangi rasa bersalah. Apalagi jika teringat buah hati mereka.

Kholil dan Nindy membangun rumah tangga sejak tahun 2015. Ia berasal dari Kampung Mekarjaya, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Telonjaya, Kabupaten Bogor. Sementara Nindi berasal dari Pati, Jawa Tengah.

Kholil bekerja sebagai office boy (OB) di salah satu perusahaan swasta, sedangkan Nindi bekerja sebagai sales marketing Meikarta.

Wakapolres Karawang Kompol Rano Hardiyanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula saat pihak RSUD Karawang menelepon mengabarkan ada seorang lelaki yang mengaku kehilangan istrinya dengan ciri-ciri mirip sketsa yang disebar polisi.

"Setelah diinterogasi, ternyata keterangan Kholil berbeda dengan kondisi di lapangan dan keterangan dokter forensik. Ia mengatakan, Nindy sempat pulang pada Kamis (7/12/2017). Sementara pada Kamis itu, mayat sudah berumur 2-3 hari," ungkap wakapolres. 

Rano mengungkapkan, pelaku melakukan aksinya seorang diri. Sementara tujuan mayat korban dimutilasi untuk menghilangkan identitas korban. (ade)



Related Post

Comment