Dengan Menyamar, Petugas Tangkap Penjual Wanita di Tanggerang

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 282
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/idrus.co/index.php
Line: 340
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
16 12 17 75 News
Dengan Menyamar, Petugas Tangkap Penjual Wanita di Tanggerang

IDRUS.CO - Polresta Tangerang, Banten menangkap Sn (43) di sebuah hotel kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, karena diduga melakukan praktik perdagangan orang.

"Kami menetapkan status tersangka pelaku karena cukup bukti dan saksi, serta sudah melakukan olah tempat perkara," kata Kanit Reskrim Polsek Panongan, Ipda Tommy Franata seperti dilansirkan merdeka.com, Sabtu (16/12/2017).

Polisi mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka sering beraksi memperdagangkan orang di sebuah hotel. Dilaporkan bahwa Sn menyewa kamar di hotel berbintang hanya untuk menyediakan perempuan pelayan tamu.

Petugas menyamar dan akhirnya menangkap Sn yang sedang mengantarkan Vi (23), seorang perempuan ke kamar hotel.

Tommy mengatakan, pihaknya menjerat tersangka dengan UU No. 22 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TTPO) pasal 10 juncto pasal 12.

Tersangka juga dikenakan pasal 296 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 15 tahun.

Petugas menyita uang tunai, lembaran pembayaran hotel, ponsel, kondom, celana dalam sebagai barang bukti di persidangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah beraksi sejak tiga bulan lalu dan mengincar perempuan muda untuk "dijual" kepada peminat di sebuah hotel di Panongan.

Dia mengatakan, tersangka tidak memiliki pekerjaan tetap dan mengaku sering ke hotel menawarkan perempuan kepada yang berminat.

Tommy menambahkan, tersangka kadang menawarkan perempuan melalui media sosial dan telepon seluler.

Petugas melakukan pembinaan kepada Vi, membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan, dan meminta agar orang tuanya mengawasi sehari-hari. 



Related Post

Comment