Pengamat; Besar Peluang Menang Emil - Uu di Pilgub Jabar

Desanwar 28 12 17 42 Hot News
Pengamat; Besar Peluang Menang Emil - Uu di Pilgub Jabar

IDRUS.CO - Pakar Politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan menyebutkan, dengan tidak masuknya Demiz dalam daftar calon yang diusung koalisi Partai Gerindra, PAN, dan PKS, kans Ridwan Kamil makin besar untuk memenangkan perebutan Jabar 1.

”(Emil) jauh lebih punya kans. Dia muda, dikenal di medsos, akademis dan punya daya jual. Ada sesuatu di sana (Emil),” katanya saat dihubungi INILAH, Rabu (27/12/2017).

Belum lagi jika disandingkan dengan Uu Ruzhanul Ulum dari PPP. Karena sosok UU juga sangat di kenal. Dia merupakan sosok berbasis pesantren dan dari NU. Untuk di kawasan Priangan Timur siapa yang tidak mengenal Uu.

Asep pun menyoroti keputusan partai Gerindra-PKS- PAN yang lebih memilih Sudrajat untuk disandingkan dengan Ahmad Syaikhu dibandingkan dengan Demiz. Sosok Sudrajat tidak begitu dikenal di Jabar karena tidak berkiprah di Jabar.

Begitu juga Ahmad Syaikhu, walaupun berkiprah di Jabar tapi tidak meluas. Partai pengusung Syaikhu- Sudrajat harus habis-habiskan mengenalkan pasangan ini kepada masyrakat Jawa Barat. Lain halnya, saat Demiz disandingkan dengan Syaikhu, partai pengusung tidak perlu sudah untuk mengenalkannya.

Menurutnya, untuk memenangkan Pilgub Jabar partai pengusung Syaikhu-Sudrajat harus mengeluarkan strategi yang benar-benar jitu. Mereka harus benar-benar bisa yakinkan publik untuk memilih pasangan ini.

”Mereka harus siapkan berbagai cara dan strategi untuk mengenalkan, dan meyakini publik agar menyukai pasangan ini. Mereka harus kerja keras, siapkan strategi, siapkan dana besar, mesin politiknya harus kerja, dan visi misinya harus bagus,” ujarnya.

Karena, untuk menaklukan Jabar itu tidaklah mudah. Contohnya, siapa yang tidak kenal dengan Agum Gumelar yang merupakan seorang jenderal dan dikenal, begitu juga dengan Iwan Sulanjana. Tapi saat bertarung merebutkan Jabar, mereka kalah dengan Aher.

”Tapi bukan berarti saya underestimate terhadap pasangan ini. Tapi mereka harus kerja keras, semua elemen harus bekerja. Minimal untuk bertarung dijabar itu, harus dipikawauh (dikenal), dipikaresep (disukai), baru dipilih,” ujarnya.

Makanya, Asep menyebutkan, kans Ridwan Kamil untuk memenangkan pertarungan menuju Gedung Sate semakin terbuka lebar. Bahkan, jika Demiz diusung Demokrat dan berkoalisi dengan Golkar (Dedi Mulyadi), mereka akan menjadi pesaing yang sangat berat.

"Potensi Emil- Uu lebih besar. Bahkan Demiz bakal jadi lawan berat," tandasnya.



Related Post

Comment