Cerita Kakek Boman Menikahi Wanita 20 Tahun Lebih Muda di Pernikahan Massal

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 282
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/idrus.co/index.php
Line: 340
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
31 12 17 107 Hot Style
Cerita Kakek Boman Menikahi Wanita 20 Tahun Lebih Muda di Pernikahan Massal

IDRUS.CO - Ratusan warga DKI Jakarta peserta nikah massal yang diadakan Pemprov DKI malam ini tengah berbahagia. Tak terkecuali pasangan pengantin bernama Boman (65) dan Masturo (45) warga Ciracas, Jakarta Timur.

Senyum semingrah tampak di wajah keduanya setelah Boman mengucapkan akad di hadapan penghulu untuk menikahi Masturo. Boman dan Masturo yang memakai baju pengantin berwarna putih selanjutnya kompak berfoto dengan menunjukkan surat nikahnya.

Boman mengatakan, pernikahan ini merupakan yang kedua untuknya. Istri Boman sebelumnya telah meninggal dunia.

“Istri saya sudah meninggal dulu, saya punya anak, 3 ya. Jadi saya butuh istri mau jaga mereka kan saya susah kalau sendiri?” kata Boman di lokasi pernikahan di Jalan Thamrin, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (31/12) malam.

Boman menceritakan, ia pertama kali bertemu dengan Masturo pulang kampung ke Pandegelang, Banten. Dia kemudian dijodohkan oleh keluarganya dengan Masturo yang merupakan janda memilki 1 anak.

“Ya sudah karena suka sama suka, ya kami dulu nikah, tapi karena enggak resmi, belum ada akte nikah,” kata Boman.

Dia mengaku, dirinya dan Masturo dulu tak ada niatan untuk menikah secara resmi. Mendapat kabar ada nikah massal gratis ini ia kemudian tak menyiakannya.

Agar mendapat pengakuan dari negara, Boman dan Masturo memutuskan untuk mengikuti nikah massal yang diselenggarakan Pemprov DKI ini. Meski bukan yang pertama, Boman mengaku tetap masih ada rasa grogi saat berhadapan dengan penghulu.

“Namanya kawin ya grogi, tapi saya percaya diri ada istri saya yang cantik di samping saya,” tuturnya.

 



Related Post

Comment