Sepanjang 2017, 6.000 Warga Palestina Ditangkap Israel

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 282
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/idrus.co/index.php
Line: 340
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
1 1 18 57 News
Sepanjang 2017, 6.000 Warga Palestina Ditangkap Israel

IDRUS.CO - Tentara Israel menangkap dan menahan 6.742 orang Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat sepanjang 2017. Data ini dilaporkan sejumlah organisasi di Palestina, Minggu 31 Desember 2017.

Dalam sebuah pernyataan bersama, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan beberapa grup lainnya melaporkan bahwa penangkapan sepanjang 2017 mencakup 1.467 anak-anak, 156 wanita, 14 anggota Dewan Legislatif Palestina, dan 25 wartawan.
Seperti dilansir Yeni Safak, Senin 1 Januari 2018, beberapa orang dari total jumlah tahanan itu telah dibebaskan oleh Israel.

Hingga Minggu 31 Desember 2017, terdapat 6.950 tahanan Palestina, termasuk 359 anak, 22 wartawan dan 10 anggota parlemen di penjara Israel. Terdapat pula 450 tahanan yang berada di bawah "penahanan administratif."

Berdasarkan kebijakan penahanan administratif, narapidana dapat ditahan tanpa pengadilan selama enam bulan hingga satu tahun.
Pasukan Israel sering menyerang rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan menahan penduduk setempat. Israel mengklaim mereka adalah "buronan" badan keamanan.
Pernyataan gabungan PLO juga menyebutkan bahwa 2.436 warga Palestina, sepertiga di antaranya anak-anak, ditangkap di wilayah Yerusalem.



Related Post

Comment