Inilah 17 Kebiasaan yang Bisa Menghambat Karir

Syaefi15 3 1 18 35 Hot Style
Inilah 17 Kebiasaan yang Bisa Menghambat Karir

IDRUS.CO - Setiap bos atau atasan punya penilaian terhadap karyawan mencakup banyak sisi.

Bisa jadi, kebiasaan buruk Anda menjadi penyebab anjloknya penilaian atasan terhadap anda.

Sebelum semuanya terlambat, mari ubah kebiasaan buruk tersebut. Agar Anda dapat benar-benar sukses

1. Pesimis dan Mudah Menyerah

Kesuksesan selalu didapatkan dari kerja keras. Karena sukses itu sesuatu yang tidak mudah diraih dan memang harus butuh perjuangan serta keyakinan untuk dapat menggenggamnya.

Jadi buktikanlah bahwa Anda adalah orang yang akan menggenggam kesuksesan tersebut.

2. Datang Terlambat

Sikap ketidak pedulian bisa terlihat dari seringnya terlambat ke kantor, atau saat kembali dari jam istirahat.

Karenanya, tunjukkanlah komitmen Anda terhadap perjanjian kerja yang telah disepakati. Yaitu dengan datang tepat waktu atau sedikit lebih awal.

Disengaja atau tidak, keterlambatan mencitrakan Anda sebagai orang yang mengabaikan kontrak kerja.

3. Berbohong

Kebiasaan buruk ini tidak hanya menghambat karir Anda, tapi juga bisa merugikan orang lain bahkan perusahaan.

Banyak kasus seperti reimburse atau mengotak-atik jam lembur, memalsukan identitas diri, bahkan dalam tingkat yang lebih parah, melakukan korupsi.

Tentu hal-hal tersebut dapat merusak kredibilitas Anda maupun perusahaan.

4. Individualis


Independensi, untuk beberapa hal memang wajar. Tapi, ketika bekerja untuk sebuah kantor, khususnya dalam sebuah tim, hal tersebut tak lagi berlaku.

Karena, yang akan terjadi justru akan menimbulkan konflik didalam tim. Justru orang yang mampu bekerja sama dalam timlah yang akan menghasilkan kinerja yang lebih baik.

Alasannya, mereka bisa menghargai orang lain, membantu tujuan tim, tidak melakukan hal yang tak perlu, dll.

Jika kita tak bisa bekerja sama dengan tim, rekan kerja pun tak akan bisa membantu kesulitan kita.

5. Komunikasi Buruk

Pekerjaan apapun, tak akan bisa lepas dari komunikasi. Apalagi ketika bekerja dalam tim. Artinya, koordinasi dengan rekan kerja dan kemampuan berdiplomasi sangat diperlukan.

Bukan hanya komunikasi verbal, tapi juga hal lain seperti tidak responsif menanggapi telepon dari kantor juga akan menambah citra buruk anda.

6. Tidak Sopan

Hal kecil seperti mengucapkan "maaf" ketika hendak menginterupsi pun juga penting di tempat kerja.

Karena jika Anda tidak menunjukkan tata krama yang baik, orang lain pun tak akan menilai anda positif.

7. Suka Menunda

Jelas, kebiasaan ini akan merugikan Anda sendiri. Bahkan ketika bekerja dengan tim, rekan yang lain pun akan kena getahnya.

Misalnya saja Anda satu-satunya orang yang menunda pekerjaan, tentu nasib anggota tim yang lain akan bergantung pada Anda.

Lebih jauh lagi, jika proyek gagal maka karyawan yang hobi menunda pekerjaan hingga melampaui deadline tentu tak akan dipercaya lagi memegang suatu proyek.

8. Merasa Lebih Dari yang Lain

Percaya diri itu penting, tapi merasa lebih baik dari yang lain bisa berbahaya. Jika Anda memiliki kebiasaan ini, maka ubahlah segera.

Karena orang semacam ini cenderung sombong dan tak mau menerima masukan dari yang lain. Dan tak ada orang yang menyukai sikap seperti ini.

9. Tidak Konsisten

Tak konsisten dan ragu-ragu akan menciptakan citra buruk untuk Anda. Label plin-plan akan disematkan kepada orang semacam ini.

Tentu, atasan akan ragu-ragu juga untuk mempromosikan karyawan yang tidak tegas.

Maka, bersikap lah tegas. Citrakan diri Anda sebagai pribadi yang dapat dipercaya.

10. Tempramental

Secara tidak langsung, emosi yang tidak terkontrol merupakan salah satu indikator bahwa sebetulnya Anda tak mampu bekerja dibawah tekanan.

Atau, Anda kurang bisa mengelola dengan baik antara urusan pribadi dengan pekerjaan. Agar tak terjadi hal tersebut, cobalah untuk lebih mengontrol emosi Anda.

Serta, tepikan lah urusan pribadi dengan pekerjaan di kantor.

11. Minder

Sikap percaya diri menjadi penting ketika Anda di kantor. Jangan pernah malu apalagi takut untuk mengemukakan pendapat atau gagasan.

Percayalah, bahwa percaya diri akan memunculkan aura positif untuk Anda dan orang-orang di sekeliling Anda.

12. Gerak/Bahasa Tubuh

Setiap gerak tubuh kita menunjukkan tentang keadaan yang sedang dialami. Karenanya, perhatikanlah gerak tubuh Anda. Karena itu adalah bahasa yang paling jujur.

Contoh kecil, jika Anda terbiasa menghindari kontak mata atau memutar bola mata terlalu sering, maka segeralah ubah kebiasaan ini.

Karena gestur tubuh seperti itu akan dianggap tidak sopan dan terkesan tak serius.

13. Terlalu Banyak Bercanda


Boleh-boleh saja Anda ingin bercanda, karena bercanda dapat menetralkan suasana dan mengendurkan saraf.

Akan tetapi, bercanda lah sesuai tempat dan porsi. Jangan terlalu sering bercanda jika tak ingin dianggap kekanak-kanakan. Selain itu, bercanda juga akan mencitrakan diri Anda sebagai orang yang lebih suka bermain daripada bekerja.

14. Gemar Mengeluh


Hal yang wajar jika seseorang Mengeluh terhadap suatu hal. Tapi, jika terlalu sering justru akan berdampak buruk bagi Anda sendiri. Kebiasaan buruk ini akan membuat seorang atasan berpikir berkali-kali untuk mempromosikan Anda.
Tentu, orang lain akan berpikir bahwa Anda tidak mampu untuk duduk di posisi yang lebih tinggi. Karena di posisi sekarang saja, masih banyak keluhan yang terdengar.

15. Menyalahkan sesuatu

Ketika ada job yang tak terselesaikan, jangan pernah menyalahkan keadaan atau orang lain. Akuilah kekurangan anda.

Jadikanlah kegagalan tersebut sebagai bahan evaluasi diri. Serta jangan ulangi kesalahan yang sama. Ambil lah sisi positif dari setiap kegagalan yang pernah Anda alami. Maka Anda akan menjadi orang yang lebih berkualitas.

16. Pecandu Sosmed

Jangan sampai sosial media menghambat karir Anda. Boleh saja bermain Sosmed, selama tahu batasan waktu dan tempat.

Jika sebentar-sebentar membuka handphone hanya untuk membalas komentar, update status atau bahkan untuk bermain games. Sebaiknya anda hilangkan kebiasaan ini. Atau karir Anda tidak akan meningkat.

17. Banyak Bicara, Sedikit Bekerja

Tolok ukur kemampuan seorang karyawan adalah pada hasil yang dicapai. Tentu pencapaian tak hanya bisa didapat hanya dengan banyak bicara.

Tunjukkan kinerja terbaik Anda, buktikanlah bahwa Anda mampu menyelesaikan setiap tugas yang diberikan tanpa banyak beralasan. Dan lihat apa yang akan terjadi.



Related Post

Comment