Inilah Penjelasan Ilmiah, Mengapa Penanggalan Kalender Tahun 2018 sama dengan 1979

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/idrus.co/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 282
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/idrus.co/index.php
Line: 340
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
4 1 18 158 Hot Milenia
Inilah Penjelasan Ilmiah, Mengapa Penanggalan Kalender Tahun 2018 sama dengan 1979

IDRUS.CO - Baru-baru ini di sosial media ramai pembahasan soal kalender 2018 yang ternyata sama persis dengan kalender tahun 1979. Maksudnya, posisi tanggal dan hari antara kedua kalender yang beda 39 tahun ini sama persis.

Gak sedikit orang yang bingung karena logika sederhananya "kita gak akan bisa menggunakan kalender bekas." Padahal sih ada penjelasan ilmiah untuk menerangkan fenomena ini.

Kalender masehi memang bisa berulang dalam sebuah pola siklus yang teratur tiap 6-11-11 tahun, atau 28 tahun sekali

Artinya dalam 28 tahun sekali kalender masehi akan sama persis hitungan, urutan, dan jumlah harinya. Selain 28 tahun sekali, ada juga siklus perhitungan 6-11-11 tahun.

Dalam siklus ini kamu bisa menggunakan kalender yang sama persis untuk mengetahui hari dan tanggal. Namun hari-hari libur atau hari besar yang berkaitan dengan kalender Hijriah atau sistem kalender yang lain, letaknya tetap berbeda-beda lho guys di kalender ini.

Kurang lebih perhitungannya seperti ini kalau kamu ingin memakai pola 6-11-11

Mari kita lihat contohnya dengan tahun baru 2001 yang terjadi pada hari Senin. Tahun berikutnya (2002) adalah tahun kabisat sehingga setelah 6 tahun kemudian (2007) tahun baru akan kembali jatuh di hari Senin.

Tahun baru akan bergerak maju satu hari setiap tahunnya ditambah satu hari lagi pada tahun kabisat. Sehingga butuh 6 tahun agar tahun baru bisa kembali jatuh di hari Senin.

Namun pada tahun 2013, tahun baru jatuh pada hari Selasa. Artinya siklus 6 tahun tidak berlaku, kita harus menunggu 5 tahun lagi agar tahun baru bisa kembali jatuh pada hari senin di 2018. 2018 terhitung 11 tahun setelah 2007.

6 tahun lagi kita akan menjumpai tahun baru terjadi di hari Senin pada 2024. Namun, 2024 adalah tahun kabisat yang artinya jumlah harinya tak sama persis dengan kalender 2018.

Jika menantikan kalender yang sama persis, kamu harus menunggu 5 tahun lagi hingga 2029. Hanya 5 tahun karena 2024 dan 2028 sama-sama tahun kabisat. Setelah semua itu, kita sudah menyelesaikan satu siklus 28 tahun sekali, sehingga harus menggunakan pola 6-11-11 tahun lagi.

Jadi kamu bisa lho menyimpan kalender buat dipakai lagiā€¦ 28 tahun yang akan datang atau sesuai perhitungan di atas

Itulah tadi penjelasan kenapa kalender tahun 1979 bisa sama persis dengan kalender 2018. Wah kalau tahu ilmu begini bisa jadi inspirasi lain lho!

Misalnya merawat kalender bekasmu dan menjadikannya barang vintage yang bisa dipakai pada tahun-tahun yang sesuai siklus di atas. Lucu kan?




Related Post

Comment