Delusi Cotard, Penyakit yang Membuatmu Merasa Sudah Mati

Wildandarussalam6 18 1 18 179 Hot Style
Delusi Cotard, Penyakit yang Membuatmu Merasa Sudah Mati

IDRUS.CO-. Gangguan mental memang bisa sangat menghancurkan hidup seseorang. Namun, dengan terapi yang tepat, bisa membantu orang yang terkena gangguan mental menjalani kehidupan normal seperti kebanyakan orang.

Pernahkah anda merasa seperti zombie? Atau pernahkah anda merasa bahwa anda sudah mati? segeralah periksakan diri anda ke dokter karena kalau penyakit mental ini anda biarkan, bisa saja semakin parah dan susah untuk diobati. Gangguan mental seperti itu dinamakan Delusi cotard, sindrome cotard, atau sindrome mayat berjalan.

Delusi Cotard diberi nama sama seperti penemunya yang bernama Jules Cotard, seorang neurologis asal Prancis. Penderita delusi cotard ini mereka akan merasa bahwa dirinya sudah mati dan semakin membusuk.

Sama seperti Schizophrenia dan bipolar, Cotard adalah bentuk lain psikosis delusional. Penderitanya sering merasa mereka kehilangan banyak darah atu keholangan organ-organ tubuh mereka.

Penyebabnya ternyata cukup serius, yaitu gangguan pada bagian otak, tepatnya di fusiform gyrus. Bagian otak ini biasanya bekerja untuk mengenali wajah-wajah. Amygdala, sebagai bagian otak yang memproses emosi, juga tercatat mengalami gangguan ketika seseorang terkena kelainan ini. Kombinasi gangguan antara kurang mengenali hal yang biasa bahkan wajahnya sendiri dan kurangnya sensitivitas emosi, menyebabkan seseorang tak bisa menyadari realita yang ada.

Hingga kini, peneliti belum bisa mengetahui cara pengobatan efektifnya. Para peneliti masih berusaha keras mencarinya. Sejauh ini para peneiti berusaha untuk menyembuhkan gejala-gejala awalnya terlebih dahulu sebelum mencari tahu cara pencegahannya.

Jadi ketika kamu sudah mulai merasa seperti mayat hidup atau gak susah untuk menjalani hidup, segeralah beristirahat. Jangan sepelekan masalah kesehatan, ada baiknya anda rajin berolahraga dan beribadah agar selalu sehat jasmani dan rohani.



Related Post

Comment