Tak Disangka!, Ternyata Sering Bertengkar Tandanya Kamu Saling Mencintai

Syaefi15 13 2 18 12 Hot Style
Tak Disangka!, Ternyata Sering Bertengkar Tandanya Kamu Saling Mencintai

IDRUS.CO - Dalam sebuah hubungan "Cinta" pertengkaran menjadi sebuah hal yang wajar. Pemicu pertengkaran sendiri memiliki banyak variasi, tergantung permasalahan yang sedang mereka hadapi sebagai dua insan yang menjalin hubungan. Ada pertengkaran yang disebabkan karena salah satu dari mereka selingkuh, atau mungkin karena berbeda pemikiran, ada pula yang disebabkan karena perbedaan jalan hidup, dan masih banyak lagi yang dapat memicu terjadinya pertengkaran.

Mungkin  bagi mereka yang sudah sering menjalin sebuah komitmen dalam hubungan percintaan tentunya juga sudah mengetahui hal tersebut. Namun, bagi mereka yang baru beberapa kali atau bahkan baru sekali mejalin sebuah komitmen tentu hal tersebut tidak bisa dianggap sebagai permasalahan yang sepele. Mereka yang baru pertama kali menjalin komitmen "Cinta" apabila mendapati sebuah permasalahan dalam hubungan mereka kebanyakan dari mereka akan menjadikan pertengakan sebagai sebab sebuah perpisahan. Mengingat pertengkaran dalam sebuah hukuman bukan merupakan hal yang sepele, penyikapan yang tepat adalah solusinya.

Namun ada yang perlu diketahui, banyak insan yang belum tahu pada dasarnya dalam pertengkaran itu sendiri sebenarnya terkandung "Cinta" yang tidak peru diragukan lagi besarnya, aneh bukan? Rumus itu didapatkan dari perkataan Candra Malik (seorang budayawan sufi). Candra Malik pernah berkisah tentang sepasang kekasih yang mengadu terhadapnya, "kenapa dalam hubungan kita sering terjadi pertengkaran?". Candra  menjawab "perselisihan atara sepasang kekasih itu terjadi karena saling mencintai". Menurut Candra hal ini disebabkan adanya pemilihan kutub cinta yang sama. "Saling mencintai" itu sendiri berarti posisi ketika "mencintai" bertemu dengan "mencintai". Di dalam hukum fisika, magnet yang memiliki kutub yang sama apabila didekatkan akan terjadi gaya tolak menolak. Demikian dengan cinta, kutub cinta yang sama apabila didekatkan akan terjadi sebuah hukum tolak menolak, yang pada akhirnya akan menimbulkan sebuah konflik atau pertengkaran.

Apabila dikaji dalam psikologi, memang hal tersebut memungkinkan untuk terjadi. Ketika seseorang memiliki cinta dan memutuskan untuk mencintai. Orang tersebut secara otomatis akan membuat sebuah proteksi terhadap pasangannya. Misalnya saja, ketika sang laki-laki tertangkap mata oleh sang wanita sedang berbicara dengan lawan jenis yang tidak dikenal, secara spontan wanita akan cemburu dan terbawa emosi, pertengkaran pun terjadi.

Kemudian apa yang harus dilakukan agar pertengkaran selesai?  Tindakan "saling mencintai" itu sebaiknya diubah dengan cara berkomunikasi dan kemudian memilih menempatkan diri pada salah satu posisi "mencintai" atau "dicintai".Diri yang bertugas "mencintai" dia harus mengabdi, dan mengurus pasangannya. Kemudian diri yang bertugas "dicintai" harus mengerti dan merawat pasangannya.

Dengan kata lain, sebenarnya dalam sebuah hubungan percintaan hal yang diperlukan adalah sifat saling mengerti dan mengurangi keegoisan masing-masing diri. Hal, tersebut bisa didapatkan dengan membuat komunikasi yang baik. Dengan begitu, hubungan akan berjalan dengan indah.



Related Post

Comment