Pemuda di Sampit Dibunuh Kakak Iparnya Hanya Gara-Gara Utang Rp50.000

Economia 19 3 18 51 News
Pemuda di Sampit Dibunuh Kakak Iparnya Hanya Gara-Gara Utang Rp50.000

IDRUS.CO

Kasus pembunuhan menggemparkan warga Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng). Saripudin (38) membunuh adik iparnya Gazali Rahman (23) dengan menusukan pisau tajam ke sejumlah bagian tubuh.

Informasinya, peristiwa berdarah itu terjadi pada pukul 11.30 WIB, Minggu (18/3/2018). Kejadian berawal saat korban mendatangi kakak kandungnya (istri pelaku) untuk meminta uang Rp50 ribu yang ia pinjamankan.

Namun kakak korban tidak memberikan uang yang dipintanya. Merasa kesal tidak di beri uang, korban yang ditengarai sering mabuk itu pun berseteru dan sempat hendak melontarkan pukulan ke wajah sang kakak.

"Kejadian itu bermula ketika korban hendak meminta uang kepada istri pelaku sebesar Rp50 ribu, namun tidak diberi," kata Sonia, ibu korban di Rumah Sakit (RS) dr Murjani Sampit, Senin (19/32018).

Ia menceritakan, begitu melihat pertengkaran kakak beradik, pelaku pun berusaha mencegah. Akan tetapi korban kembali berbuat onar. "Dari situlah menantu saya itu kehilangan kesabaran dan langsung mengambil senjata tajam yang ada di tiang rumah. Kemudian ditebaskan ke beberapa bagian tubuh anak saya," ujarnya.

Akibat luka sajam yang mematikan di bagian tengkuk dan lehar, korban pun akhinya meregang nyawa akibat kehabisan darah. Tidak berapa lama setelah melakukan tindakan brutal tersebut, pelaku langsung melarikan diri.

"Sekarang saya tidak tau Abah Iwan (nama panggilan pelaku) ada dimana. Tidak berapa lama setelah kejadian itu, dia langsung pergi," ucapnya.

Jenazah korban di bawa ke rumah sakit dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum. Namun belum hasilnya belum di publikasikan ke awak media.

Sementara hingga berita ini dibuat belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Namun menurut informasi, aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara dan sedang melakukan pencarian terhadap pelaku.



Related Post

Comment