Kemlu Tunggu Hasil Visum, WNI Yang Ditemukan Tewas Dibunuh di Hotel Kamboja

Economia 28 3 18 61 News
Kemlu Tunggu Hasil Visum, WNI Yang Ditemukan Tewas Dibunuh di Hotel Kamboja

IDRUS.CO

Kabar meninggalnya warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja, Enen Cahyati, akibat dibunuh, langsung ditindaklanjuti kementerian luar negeri.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya masih menunggu kabar yang lengkap dari Kamboja.

"Kami sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut dari kepolisian setempat dan keluarga," ujar Lalu Muhammad Iqbal, di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Enen ditemukan dalam kondisi tewas di Hometown Suite Hotel, pada akhir pekan lalu. Dia menginap di hotel itu bersama suaminya berkewarganegaraan Amerika Serikat, Fateen Bilal Abdul. Mereka diketahui menginap di hotel itu sejak 19 Maret.

Menurut Iqbal, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh sudah dikabari perihal pembunuhan tersebut tidak lama setelah kepolisian membuka paksa kamar hotel pada Minggu 25 Maret malam.

"Diperkirakan almarhumah dibunuh 3 hari sebelum ditemukan," ungkap Iqbal.

KBRI juga sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengetahui hasil visum. Namun hasilnya masih membutuhkan waktu.

Selain itu, KBRI Phnom Penh juga mengawal proses hukum untuk memastikan siapa pelakunya serta motif pembunuhan.

"Pada Senin, kami dari kemlu sudah bertemu dengan ibu dan kakak almarhumah di Jagakarsa, Jakarta Selatan," ucap Iqbal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media Kamboja, Bilal diketahui berasal dari Illinois berusia 66 tahun. Polisi belum berhasil melacak keberadaannya sehingga sampai saat ini belum diketahui. Dugaan sementara, penyebab kematian Enen diduga disebabkan cekikan karena ditemukan luka jeratan di lehernya.



Related Post

Comment