Ternyata Ini Faktanya, 2 Remaja yang Kebelet Nikah dan Menjadi Polemik

Niningsupriatin 16 4 18 18 Hot Style
Ternyata Ini Faktanya, 2 Remaja yang Kebelet Nikah dan Menjadi Polemik

IDRUS.CO

2 remaja pasangan muda-mudi di Bantaeng, Sulawesi Selatan, menggebu-gebu ingin segera menikah dan ternyata niat baik dari pasangan itu mendapat tentangan dari berbagai pihak. Ini Fakta-faktanya:
1. Usia pasangan
Ketidak setujuan muncul karena usia pasangan tersebut masih belia. Usia si wanita baru menginjak 14 tahun, sedangkan si pria setahun lebih tua. Keduanya pun masih mengenyam pendidikan di bangku SMP.

2. Sempat ditolak KUA
Awalnya, permohonan nikah pasangan remaja ini ditolak oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaeng. Namun, keluarga dari masing-masing pihak bukannya mendukung keputusan KUA, malah sebaliknya.

3. Mahar tanah 500 meter persegi
Pihak keluarga malah mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama setempat. Bahkan, keluarga si pria sudah menyiapkan mahar berupa tanah seluas 500 meter persegi. Permohonan itu lalu dikabulkan, hingga akhirnya mendapat bimbingan perkawinan oleh pihak KUA Kecamatan Bantaeng pada Kamis (12/4/2018).

4. Takut tidur sendiri
Memasuki tahap bimbingan perkawinan mulai terkuak alasan dua remaja ini kebelet ingin mengarungi bahtera rumah tangga. Dari keterangan penghulu, remaja wanita mengaku kesepian, dan takut untuk tidur sendiri di rumah. Sebab sang ibu sudah meninggal dunia sedangkan ayahnya bekerja di luar kota.

5. Usia minimal dan risiko pernikahan dini
Dalam UU Perkawinan, batas usia pria untuk bisa menikah minimal 18 tahun, sementara wanita minimal 16 tahun. Menurut Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lenny Rosalin pernikahan usia dini akan mengancam pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Dalam UU Perkawinan diterangkan bahwa batas usia minimal pernikahan untuk pria 18 tahun dan wanita 16 tahun. Soal kecakapan hukum, 20 aturan lain menjelaskan, di antaranya UU Pemilu minimal 17 tahun, UU Keimigrasian minimal 18 tahun, UU Pidana Anak minimal 18 tahun hingga KUHPerdata minimal 21 tahun.




Related Post

Comment