Objek Wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa Ditutup karena Melanggar Izin

Niningsupriatin 16 4 18 66 Wisata Alam
Objek Wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa Ditutup karena Melanggar Izin

IDRUS.CO

Objek Wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa ditutup operasionalnya oleh Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Semarang karena keberadaannya melanggar izin dan Perda.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang, Tajudin mengatakan, sesuai dengan peraturan-perundangan yang berlaku Kampoeng Rawa harus mengantongi izin prinsip dan izin lokasi. Selain tidak ada izin prinsip, izin lokasi, juga belum ada izin mendirikan bangunan maupun izin gangguan. Penutupan yang dilakukan Satpol PP tersebut menindaklanjuti rekomendasi Pansus Perizinan DPRD yang memerintahkan Bupati Semarang untuk melakukan penutupan.

Untuk melakukan penutupan Kampoeng Rawa ini, Satpol PP memasang garis pembatas bertuliskan belum berizin di sekitar lokasi parkir. Selain itu, juga dipasang spanduk berisi pelanggaran di loket masuk menuju obyek wisata. Pelanggaran tersebut yakni melanggar 9 Perda Provinsi Jawa Tengah maupun Perda Kabupaten Semarang.

Adapun jenis pelanggaranyang telah dilakukan yaitu Perda Provinsi Jawa Tengah No 6 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah tahun 2009-2029. Kemudian, Perda Provinsi Jawa Tengah No 9 tahun 2013 tentang perubahan Perda Provinsi Jawa Tengah No 11 tahun 2009 tentang garis sempadan. Selain itu, Perda Kabupaten Semarang No 14 tahun 2003 tentag pembangunan tanah pertanian ke nonpertanian. Pelanggaran lain yakni melanggar Perda Kabupaten Semarang No 6 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Semarang tahun 2011-2031.

Selain memasang spandung berisikan 9 Perda yang dilanggar, Satpol PP juga memasang spanduk di gapura masuk menuju Kampoeng Rawa. Adapun spanduk ini bertuliskan Belum Berizin, lokasi Kampoeng Rawa Ditutup. Menanggapi penutupan tersebut, General Manajer Kampoeng Rawa, Ahmad Wiranto mengatakan, tempat ini untuk menghidupi sekitar 800 orang. Pengelolaan Kampoeng Rawa dilakukan secara profesional.



Related Post

Comment