Seorang Ibu di Garut Diciduk Polisi karena Membuang Bayinya

Niningsupriatin 17 4 18 40 News
Seorang Ibu di Garut Diciduk Polisi karena Membuang Bayinya

IDRUS.CO

Seorang ibu asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, diciduk polisi lantaran kelalaian yang ia perbuat menyebabkan bayi yang baru dilahirkannya meninggal.Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menjelaskan S melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah kamar mandi umum di kawasan Kampung Genteng, Desa Tanjungsari, Karangpawitan, Sabtu dini hari (31/03/2018).

Menurut pengakuan tersangka, sekitar pukul 01.30 WIB ia melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain atau ahli. Setelah sang bayi lahir, pelaku kemudian memandikan bayinya, namun saat hendak memandikan bayinya tiba-tiba S pingsan akibat pendarahan yang dialaminya setelah melahirkan.

Tak lama berselang, S kembali sadarkan diri. Menurut pengakuan S kepada polisi, setelah mengetahui bayinya tenggelam dan meninggal dalam ember , S kemudian membungkus bayinya menggunakan kantong plastik. Keesokan harinya, S kemudian membuang mayat anaknya ke saluran irigasi.

Kasus tersebut terungkap setelah warga Kampung Genteng, Karangpawitan dihebohkan dengan penemuan jasad bayi pada Jumat (13/04/18). Polisi yang melakukan investigasi kemudian berhasil membongkar kasus tersebut dan mengamankan S sebagai tersangka di rumahnya. Bayi tersebut diakui S hasil hubungan gelap. S tidak mempunyai suami.

Di hadapan polisi, S telah mengakui perbuatannya. Kini S harus mendekam di Mapolres Garut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut. S dijerat dengan Pasal 359 KUHP dan Pasal 181 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan



Related Post

Comment