BPBD Siapkan Seribu Tangki Air Bersih Guna Hadapi Kekeringan di Yogyakarta

AjiFachrizal 26 7 17 113 Hot News
BPBD Siapkan Seribu Tangki Air Bersih Guna Hadapi Kekeringan di Yogyakarta

IDRUS.COSebanyak 16 kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi akan mengalami kekeringan. Lebih dari 14 ribu jiwa diperkirakan alami krisis air bersih akibat kekeringan tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta Krido Suprayitno, mengatakan untuk mengantisipasi dampak kekeringan telah dibentuk Satgas kekeringan dan penyiapan tangki air bersih. Sebanyak 16 kecamatan yang terancam kekeringan berada di Gunungkidul di 14 kecamatan dan di Kulonprogo di 2 kecamatan.

"Untuk DIY ada 1.000 tangki yang siap setiap saat apabila dibutuhkan kabupaten/kota," kata Krido Suprayitno, Rabu (26/7/2017).

BPBD sudah mengirim beberapa tangki air bersih di lokasi-lokasi yang sudah mendesak yang ada di Gunungkidul. Sampai saat ini sudah ada 150 tangki air yang sudah dikirim di 9 kecamatan di Gunungkidul sesuai dengan permintaan warga. Dan mulai Senin depan, Satgas akan melakukan jemput bola tanpa ada permintaan akan melakukan distribusi air bersih.

Menurutnya, pola kekeringan di Kulonprogo dan Gunungkidul berbeda. Jika di Gunungkidul pola kekeringan merata di 14 kecamatan. Sehingga manajemen penanganan kekeringan lebih terstruktur karena sudah ada skema yang jelas. Sementara di Kulonprogo itu polanya tersebar di 2 kecamatan di Kokap dan Kalibawang. 

"Kekeringan di Gunungkidul tidak hanya disektor utara saja tetapi juga disektor selatan. Sehingga harus di waspadai," katanya.

Dia menambakan, pengalaman pada kekeringan di Gunungkidul tahun 2004 dan 2005 lalu karena tidak diantisipasi maka terjadi kerusakan-kerusakan lahan akibat kemarau panjang. Yaitu kerusakan lingkungan lahan menjadi lahan kritis sejumlah 16 ribu hektar. Sehingga hal ini harus diantisipasi agar tidak terjadi lagi. 



Related Post

Comment