Lima Fakta Epik di Balik 'Dunkirk'

Mayanadr10 26 7 17 104 Hot Style
Lima Fakta Epik di Balik 'Dunkirk'

IDRUS.CO

Film garapan sutradara kawakan Christopher Nolan, Dunkirk, berhasil menguasai box office dunia dengan mendulang US$105,9 juta atau Rp1,4 triliun selama akhir pekan kemarin.

Ada sejumlah fakta yang tak kalah epik dari film yang mengisahkan penyelamatan 300 ribu tentara Sekutu dari kepungan tentara Nazi di Dunkirk, Perancis saat Perang Dunia II tersebut.

Berikut beberapa fakta tersebut yang dirangkum CNNIndonesia.com dari berbagai sumber.

Film Sejarah Pertama Nolan 

'Dunkirk' menjadi film pertama Christopher Nolan yang menceritakan sejarah dan perang.
'Dunkirk' menjadi film pertama Christopher Nolan yang menceritakan sejarah dan perang. (Courtesy of Warner Bros)


Film yang diangkat dari peristiwa sejarah pada era Perang Dunia II ini merupakan karya pertama Nolan dengan latar kisah sejarah. 

Sebelumnya, semua film Nolan menggunakan naskah asli, remake, atau adaptasi dari novel, cerita pendek serta buku komik.

Dunkirk juga merupakan film bertema perang pertama bagi Nolan.

Minim CGI

Untuk mendapatkan gambar nyata, Nolan enggan menggunakan teknologi CGI.
Untuk mendapatkan gambar nyata, Nolan enggan menggunakan teknologi CGI, termasuk untuk bagian kapal. (Courtesy of Warner Bros)


Selama menampilkan gambar pertempuran di laut, Christopher Nolan memutuskan untuk menghancurkan kapal perang angkatan laut secara nyata ketimbang memakai teknologi CGI. 

Dalam sebuah adegan, Nolan menggunakan 62 kapal yang terdiri dari kapal perang, nelayan, hingga milik penduduk lokal untuk satu hari pengambilan gambar.


Bahkan untuk menciptakan ilusi pasukan tentara besar saat adegan tembakan, Nolan memilih menggunakan guntingan karton tentara juga kendaraan militer.

Proyek Reunian

Dalam menciptakan 'Dunkirk', Nolan reunian kembali dengan sejumlah kru yang pernah bekerja sama dengannya.
Dalam menciptakan 'Dunkirk', Nolan reunian kembali dengan sejumlah kru yang pernah bekerja sama dengannya. (REUTERS/Danny Moloshok)


Dunkirk menandai kolaborasi ke-enam kalinya antara Nolan dengan komposer Hans Zimmer. Sebelumnya, mereka bekerja sama dalam The Dark Knight TrilogyInception(2010) dan Interstellar (2014).

Berkat karya Zimmer bersama Nolan, komposer itu meraih nominasi Oscar untuk dua film, Interstellar dan Inception.

Selain kolaborasi dari tokoh di balik layar, Dunkirk juga momen bertemu kembali bagi sejumlah aktor, seperti Tom Hardy dan Cillian Murphy.

Sebelumnya, Hardy dan Murphy terlibat dalam penggarapan film The Dark Knight Risesdan Inception, yang juga disutradarai Nolan.

Film ini pun menjadi kolaborasi ke-dua Nolan dengan sinematografer Hoyte Van Hoytema, setelah Interstellar.

Teknologi Tercanggih

Nolan menggunakan teknologi tercanggih dalam merekam imaji 'Dunkirk'.
Nolan menggunakan teknologi tercanggih dalam merekam imaji 'Dunkirk'. (Courtesy of Warner Bros)


Untuk Dunkirk, Nolan mewujudkan impiannya membuat film secara digital. Ia memilih kombinasi film IMAX 15/70 milimeter dan Super Panavision 65 milimeter yang merupakan teknologi tercanggih guna mendapatkan kualitas gambar terbaik.

Dunkirk merupakan film ke-tiga selama satu dekade terakhir yang difilmkan dan ditampilkan secara teatrikal dalam 70 milimeter setelah Master (2012) dan The Hateful Eight (2015).

Mengambil lokasi di Dunkirk

Nolan kukuh mengambil gambar di kota Dunkirk, guna mendapatkan nuansa asli kisah dari Perang Dunia II itu.
Nolan kukuh mengambil gambar di kota Dunkirk, guna mendapatkan nuansa asli kisah dari Perang Dunia II itu. (Courtesy of Warner Bros)


Untuk mendapatkan hasil terbaik dan suasana yang sama dengan peristiwa sebenarnya, Nolan memilih lokasi di Dunkirk langsung untuk memfilmkan filmnya ini.

Nolan seolah enggan mempertaruhkan namanya dengan membuat segalanya dalam film ini benar-benar nyata. Maka tak heran, bila film ini membuat dia kembali banyak menuai pujian.
(Sumber: CNN)

Related Post

Comment