Polisi Duga Pria Tewas Gantung Diri di Gubuk Pembunuh Yayan

Purnamacerahhati 27 7 17 235 News
Polisi Duga Pria Tewas Gantung Diri di Gubuk Pembunuh Yayan

IDRUS.CO

Pria yang ditemukan tewas dalam posisi tergantung di sebuah gubuk di Kampung Cijumbre, Sukabumi diduga sebagai pembunuh Yayan (49). Pria yang diketahui bernama Andy Renaldi (53) alias Ano ini diduga membunuh Yayan yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu.

Hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi, sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi mempunyai keterkaitan dengan korban Yayan yang merupakan warga Kampung Cibereum Wetan, Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang.

"Dari identitas dan ciri-ciri orang yang diduga pelaku bunuh diri tersebut, diduga yang bersangkutan merupakan pelaku pembunuhan terhadap almarhumah Yayan yang jasadnya ditemukan di perkebunan pohon jati di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung pada Minggu (16/7)," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Syahduddi kepada detikcom, Rabu (26/7/2017) sekitar pukul 23.47 WIB.

Syahduddi mengatakan hal itu didasarkan pada ditemukannya telepon seluler (ponsel) dan sepeda motor milik korban Yayan di kediaman istri pelaku. Bukti tersebut semakin meruncing dengan ditemukannya surat wasiat yang terselip di saku celana pelaku.

"Di lokasi gantung diri telah ditemukan kertas tulisan yang diduga ditulis oleh pelaku bunuh diri sebanyak 3 lembar yang isinya menyinggung masalah tentang kasus pembunuhan," lanjut Syahduddi.

Dihubungi terpisah, Muhammad Sutisna (42) alias Amek mengaku sudah dihubungi polisi perihal pelaku yang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri.

"Saya sudah terima telepon dari Polres Sukabumi, jika dia itu pelaku yang terkait dengan kematian kakak saya," kata Amek yang merupakan adik Yayan.

Amek juga menceritakan, beberapa hari lalu polisi sudah memberikan perkembangan penyelidikan terkait terduga pelaku pembunuhan kakaknya. Ponsel dan sejumlah barang Yayan ditemukan di rumah pelaku.

"Polisi beberapa hari sebelumnya sudah memberikan keterangan jika ponsel kakak saya ada di rumah pelaku berinisial A. Namun si pelaku melarikan diri dan dalam pengejaran petugas," lanjut Amek.

Polisi sendiri berencana melakukan visum et repertum terhadap mayat Ano untuk memastikan penyebab kematiannya termasuk memanggil pihak keluarga terdekat guna memastikan identitas pelaku bunuh diri. (ade)



Related Post

Comment