PT KAI Tertibkan Bangunan Liar di Manggarai untuk Pengembangan KA Bandara

Yusuffirdaus50 27 7 17 65 Hot News
PT KAI Tertibkan Bangunan Liar di Manggarai untuk Pengembangan KA Bandara

Hari ini, PT KAI menertibkan bangunan liar di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Penertiban bangunan liar tersebut berjalan lancar. 

Berdasarkan pantauan di Jalan Sahardjo Nomor 1, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 09.30 WIB, tampak satu bangunan yang digunakan sebagai bengkel tengah dibongkar. 

Satu alat berat dioperasikan untuk melakukan pembongkaran. Tampak sejumlah warga menyaksikan pembongkaran, tapi tak ada perlawanan. 

Salah satu petugas menyebut pembongkaran mulai dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB. Untuk hari ini memang dijadwalkan hanya ada satu bangunan yang dibongkar. 

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari Daop I Jakarta, Kamis (27/7), bangunan yang dibongkar memiliki luas 492 m2. Selain digunakan sebagai bengkel, sehari-hari bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penitipan kendaraan bermotor. 

"Saat ini proses revitalisasi Stasiun Manggarai terus berlangsung. Lahan ini dibutuhkan untuk membangun fondasi bangunan. Sebelumnya lahan ini dibangun bengkel dan lahan parkir," kata Kahumas Daop I Suprapto. 

"Penertiban lahan ini tidak terkena hunian rumah warga. Lahan ini untuk membangun fondasi tiang pancang revitalisasi Stasiun Manggarai. Revitalisasi untuk menampung jumlah kereta api yang melintas di Manggarai. Nantinya akan dipergunakan juga sebagai check poin(keberangkatan awal) kereta api bandara Soekarno-Hatta," ucapnya. 

Suprapto menambah, usai pembongkaran hari ini, akan langsung dilakukan pemasangan tiang pancang untuk bangunan revitalisasi Stasiun Manggarai. 

"Habis ditertibkan dari pihak satker akan menggunakan lahan hasil penertiban tersebut untuk pembangunan tiang pancang bangunan revitalisasi Stasiun Manggarai. Pembangunan kita laksanakan secepatnya ya. Iya hari ini sudah mulai kita kerjakan juga, pokoknya secepatnya," tambahnya. 

PT KAI menyediakan uang penggantian bongkar Rp 250 ribu/m2 bagi bangunan permanen dan Rp 200 ribu/m2 untuk yang semipermanen. (cep)



Related Post

Comment