Hal-hal yang Bisa Kita Katakan untuk Membantu Teman yang Punya Pikiran Bunuh Diri

Melatipermata 27 7 17 105 Hot Style
Hal-hal yang Bisa Kita Katakan untuk Membantu Teman yang Punya Pikiran Bunuh Diri

IDRUS.CO

Menurut World Health Organization (WHO), sebanyak 800.000 meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya.

Bunuh diri juga merupakan penyebab kematian terbesar nomor dua bagi usia 15-29 tahun.

Coba deh ingat-ingat, apakah teman kita pernah menunjukkan tanda-tanda atau pikiran pengin bunuh diri?

Menurut HelpGuide, organisasi yang bergerak dalam bidang kesehatan mental dan emosional, ini hal-hal yang bisa kita katakan untuk membantu teman yang punya pikiran bunuh diri.

Cara Memulai Pembicaraan

Saat kita sudah menyadari bahwa teman kita memiliki pikiran-pikiran untuk bunuh diri, tentunya sulit untuk bertanya lebih lanjut padanya.

Sebab kita harus berhati-hati agar enggak menyinggung perasaannya atau membuat keinginan bunuh dirinya jadi semakin besar.

Untuk membuka pembicaraan kita bisa mengatakan hal-hal seperti ini:

“Akhir-akhir ini aku khawatir sama kamu.”

“Belakangan ini aku menyadari kalau ada yang beda sama kamu, gimana kabarmu?”

“Aku pengin ngecek keadaan kamu, soalnya kok kamu enggak terlihat seperti dirimu sendiri.”

Pertanyaan yang bisa kita tanyakan:

“Sejak kapan kamu merasa seperti ini?”

“Apa ada sesuatu yang terjadi sehingga kamu merasa kayak gini?”

“Gimana cara aku membantu dan mendukung kamu?”

“Apa kamu sudah kepikiran untuk meminta bantuan profesional? Aku bisa menemanimu saat melakukan terapi.”

Kita juga bisa memberikan dukungan:

“Kamu enggak sendirian, aku di sini mendukungmu.”

“Mungkin aku enggak mengerti apa yang kamu rasakan, tapi aku peduli dan pengin membantu kamu.”

“Aku akan selalu siap ada di sampingmu kalau kamu butuh aku.”

“Kamu hidup karena suatu alasan, saat kamu merasa akan menyerah, bilang ke dirimu sendiri untuk bertahan.”

Hal yang Harus Kita Lakukan

1. Jadi diri sendiri. Beri tahu kalau kita peduli dan sayang sama dia.

Lakukan semua itu dengan tulus dari hati, sebab gestur tubuh dan cara kita berbicara akan memperlihatkan ketulusan atau ketidaktulusan kita.

2. Jadi pendengar yang baik. Biarkan dia mengeluarkan kegelisahan dan kemarahannya.

Justru lebih baik dia mengeluarkan itu semua dibanding memendamnya.

3. Bersimpati padanya. Jangan nge-judge dia, tertaplah bersikap sabar dan kalem saat menghadapi perasaan-perasaan negatifnya.

4. Berikan dia harapan. Yakinkan dia kalau keberadaannya dalam hidup kita tuh sangat berharga.

5. Jangan meremehkan pikiran bunuh dirinya. Tanyakan padanya apakah ada yang bisa kita bantu untuk membantunya supaya bisa merasa lebih baik.

Kita juga harus mengingatkanya kalau dia enggak berjuang sendirian.



Related Post

Comment